Galeri

Manusia, Kebudayaan dan Lingkungan (Tinjauan Antropologi)

Oleh : Dr. Hans J. Daeng, Pengantar: Dr. Irwan Abdullah

BAGIAN I : MANUSIA DAN LINGKUNGAN

Dibalik Mas Kawin

Mas kawin sesungguhnya merupakan komunikasi yang terakhir antara keluarga luas dari pihak-pihak yang bersangkutan. Mas kawin membuktikan bahwa kepentingan dua insan yang akan mengikat status resmi tunduk pada tunduk pada keputusan-keputusan dari komunikasi tersebut.

Bruidschat atau mas kawin adalah jumlah harta yang oleh pihak-pihak lelaki diberikan kepada pihak perempuan dengan tujuan untuk memuaskan hati mereka dan meredakan rasa dendam, karena salah seorang gadis diantara mereka diartikan bruidschaking (melahirkan anak gadis). Menurut G.A Wilken mas kawin adalah suatu zoengave atau silih dan bukan suatu koopprijs atau harga pembelian.

Mas kawin dapat dikemukakan sebagai prosedur penyerahan barang yang oleh adat telah ditentukan untuk diserahkan oleh pihak pria kepada pihak wanita sesuai dengan lapisan dan kedudukan sosial masing-masing sebelum seorang pria secara resmi mengambil seorang gadis sebagai istrinya

Dasar mistis-kosmis

Banyaknya etnik di Indonesia memberikan metodologi yang mengisahkan berbagai peristiwa yang menyangkut hidup masyarakat, antara lain:

–          Mitos lahirnya manusia pertama

–          Terjadinya incest dan akibat-akibatnya

–          Tumbuhnya bahan pangan bagi manusia dan sebagainya.

Atas dasar mitologi itu pula orang memberikan atau menyerahkan sikapnya.

Mas kawin dan keluarga

Makin tinggi kedudukan sosial seorang gadis, biayanya makin tinggi mas kawin yang diminta. Mereka yang berhak memperoleh mas kawin adalah ayah, ibu, saudara laki-laki, paman (saudara lelaki ibu), kakak perempuan yang belum berkeluarga, orang yang memelihara gadis yang di lamar, setiap etnik memiliki ciri khas tersendiri tentang terbayarnya mas kawin.

Bukan harga pembelian

Mas kawin bukanlah sebuah pembelian melainkan sejumlah barang yang diserahkan untuk memperoleh seorang gadis. Mas kawin bukanlah harga pembelian, karena:

–          Seandainya mas kawin adalah harga pembelian, keluarga gadis tidak akan memberi hadiah kepada pihak keluarga lelaki yang datang membawa mas kawin

–          Besar kecilnya mas kawin digariskan sesuai dengan kedudukan sosial atau keturunan orang-orang yang berkawin. Tawar menawar biasanya terjadi sebagai penolakan halus atau sekedar memberi kesan bahwa anak gadis mereka  bukan murahan, karena itu jaringan dianggap rendah

–          Pada banyak etnik yang mengenal maskawin, maka pihak pemberi gadis dianggap lebih tinggi dan karena itu harus diperlakukan dengan hormat.

Bagaimana sekarang ?

Meskipun sudah ditentukan oleh adat namun sering terjadi perubahan pada belis itu. Perubahan itu berupa menaikkan jumlah uang dan barang yang akan diserahkan. Tak jarang pembicaraan antar dua keluarga menjadi suatu gelanggang adu pendapat dan menjaga harga diri agar tidak berinjak-injak.

Ada juga yang tidak menuntut mas kawin yang tinggi asal yang lelaki dianggap mapan untuk memenuhi kebutuhan keluarga nanti

Penutup

Ada dibuat oleh manusia demi kepentingan manusia. adat yang dulu baik belum tentu cocok untuk masa kini. Adat boleh berubah dengan harapan keadaan menjadi lebih baik. Akan tetapi perubahan adat sebaiknya dibicarakan dan tidak diadakan secara mendadak.

Alam semesta dan Heirofani

Alam semesta mewartakan kemuliaan Tuhan dan karya  indah sang pencipta. Hierofani menurut etimologi, berasal dari heiros (Yunani ; kudus, suci sakral), dan fani (berasal dari kata phainomai, yang berarti menampakkan diri). Jadi, hierofani adalah yang kudus menampakkan diri, atau manifetasi yang ilahi. Ritus merupakan suatu sarana bagi manusia religius untuk bisa beralih dari waktu profane ke waktu kudus. Mitos dapat diartikan sebagai suatu cerita yang benar bagi kalangan masyarakat tertentu dan menjadi milik mereka yang berharga karena merupakan sesuatu yang suci, menjadi contoh manusia dalam bertindak, yang memberi nilai dan makna pada kehidupan.

Dari berbagai artikel yang termuat beberapa media dapat ditarik beberapa hal bahwa:

–          Masyarakat Indonesia merupakan masyarakat religius yang menerima adanya hakekat tertinggi sebagai penguasa tertinggi pula

–          Secara tidak hanya dikaitkan dengan masalah fisis ekologis, melainkan dihubungkan dengan kenyataan Sasmita hakekat tertinggi. Bencana dilihat sebagai peringatan kepada manusia untuk introspeksi diri tentang realisinya dengan sang pencipta

–          Bentuk titus dan mitos, apa pun bentuknya, sering memperlihatkan betapa rapuh dan kecilnya manusia itu.

Dari Stockholm ke Rio De Janeiro

Kesadaran bahwa yang menjadi dambaan umat manusia adalah planet yang bersatu, telah melahirkan konperensi yang diadakan dua dekade lampu di Stockholm Swedia, pada tanggal 5 Juni 1972. konperensi yang terkenal dengan nama ‘gerakan lingkungan hidup se dunia’ menghasilkan motto kesepakatan ‘hanya satu bumi’. Itulah awal mula perhatian masyarakat dunia terhadap lingkungan. Dalam dasawarsa 1980-an, masalah lingkungan hidup dicantumkan dalam agenda politik terutama dinegara-negara barat. Bertolak dari keadaan lingkungan hidup yang semakin memperhatikan dan peringatan bagi awal perhatian manusia terhadap lingkungan hidupnya 20 tahun lampau maka di Rio De Jenciro, Brasilia diadakan komprensi internasional earth summit ’92 pada tanggal 30 Mei – 12 Juni 1992. Diprakarsai oleh PBB dengan tema : “Lingkungan dan Pembangunan”.

Toraja Sa’dan dalam pandangan Hetty Mooy Palm

Toraja cenderung dikaitkan hanya pada suatu kabupaten yakni kabupaten tanah Toraja. Dikalangan para ahli yang meminati masyarakat dan kebudayaan Toraja terdapat banyak perbedaan pandangan tentang hal ini. The sa’dan Toraja: a study of their life and religius, its organization simbol and believe karangan Hetty Mooy- Palm, Verhandeligan Vasihat konisiklijke institut Voontaal, land-en Vol Kenkunde, terbitan Martinius Hijhoff, 1978, S-gravenhage. Bahan-bahan yang menyangkut kebudayaan yang demikian kaya dan bervariasi itu akan menambah pengetahuan tentang kebudayaan kelompok-kelompok etnik Toraja. Apa yang dihasilkan oleh Hetty Mooy Palm melalui bukunya dapat di tafsir sebagai upaya untuk menginventarisasi kebudayaan yang kemudian akan digunakan bila dibutuhkan, misalnya orang ingin mengetahui hakekat itu puluhan tahun, lampau. Dengan berkembangnya kepariwisataan tanah air in hoc case tanah Toraja adalah sangat potensial. Banyak harian dan upacara-upacara teknik yang disesuaikan dengan kepentingan pariwisata. Jika ini yang terjadi, maka dengan sendirinya keaslian budaya akan luntur.

Adaptasi dan integrasi nilai budaya tradisional modern .

@ Adaptasi adalah berbicara tentang hubungan penyesuaian antara organisme dengan lingkungan sebagai keseluruhan yang didalamnya organisme itu menjadi bagiannya.

@ Masalah integrasi merujuk pada kebutuhan untuk menjamin bahwa ikatan emosional yang cukup kuat yang menghasilkan solidaritas dan kerelaan untuk bekerja sama dikembangkan dan dipertahankan

@ Sebagai makhluk yang menyejarah, manusia terikat pada penanggalan waktu lampau, kini dan yang akan dekan sebagai suatu proses. Dalam menjalani proses itu  manusia tak dapat terlepas dari keikutsertaan manusia-manusia lainnya. Melalui proses sosialisasi dan enkulturasi, kebudayaan, adat istiadat membantu membentuk manusia dalam proses itu

@ Kadang kala akibat perkembangan sains dan teknologi membawa nilai-nilai yang bertentangan dengan adat-istiadat yang memiliki manusia. pendidikan diberi tugas sebagai tameng pengaman karena melalui pendidikan dalam arti luas, manusia dapat bersifat kritis, selektif, inovatif dan kreatif

@ Masalah tanah semakin mendesak

–          Sasaran masalah ini sesungguhnya adalah kaum buruh dan keadaannya. Bukankah pra marginados (penghuni sabuk kesengsaraan) itu sebenarnya adalah petani dan butuh tani. Marginados adalah mereka yang berhasil melarikan diri tekanan-tekanan hidup yang dirasakan di desa, dengan harapan akan menemukan matahari baru dikota-kota tapi di kota mereka justru mengalami kesulitan yang lebih berat lagi. Para marginados ini kemudian melakukan berbagai macam cara agar bisa tetap hidup. Tanah yang merupakan hidup mati petani diambil paksa, dirampas dan dikuasai oleh mereka yang merasa berhak untuk tindakan semacam itu. Kalau hal itu terus berlanjut beberapa dekade mendatang sampah masyarakat yang mengandung di nasib ke kota tidaklah akan lebih menonjol?

–          Salah satu cara untuk menanggulangi masalah kemiskinan yang makin di kota-kota besar antara lain ialah realisasi UUPA no. 5 tahun 1960 atau jika dianggap ketinggalan jaman, membuat undang-undang agraris yang disesuaikan pada situasi dan kondisi

@ Manusia dewasa

–          Sejak seseorang dilahirkan hingga dekat saat akan meninggal, dia senantiasa belajar untuk memasukkan dalam pribadinya berbagai perasaan, seperti hasrat, emosi, serta nafsu yang diperlukan selagi hidup. Proses itu disebut prose internalisasi. Dalam hidupnya manusia berusaha agar diterima dalam kelompoknya. Inilah yang disebut sosialisasi

–          Pendidikan sebagai pemanusiaan manusia muda membantu agar seseorang tahu dan mau bertindak sebagai manusia dan bukan hanya secara instinktif. Pendidikan adalah berkomunikasi, berintegrasi dengan lingkungan dalam arti luas. Pendidikan mengandung nilai temporal maupun final

–          Manusia dewasa adalah orang yang mempunyai kedewasaan fisiknya, memiliki kemampuan-kemampuan intelektual dasar dan mempunyai keterampilan-keterampilan yang cukup berguna untuk berperan secara aktif dalam kemasyarakatan serta siaga berwawasabda dengan sesama dan bersedia bekerja bagi kesejahteraan bersama. Dewasa jgua bersih bisa memikul tanggung jawab bagi perkembangan hidupnya sendiri yaitu berupaya terus menerus dan berani teguh serta memiliki kemampuan untuk memilih langkah hidup. Seseorang yang dewasa dapat menilai situasi secara sehat berdasarkan prinsip kebenaran dan cinta kasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s